Maling Apes Gasak Tas Pegawai Puskesmas Simpenan Diancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Senin, 20 September 2021 - 16:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi menetapkan satu orang tersangka tindak pidana pencurian tas pegawai Puskesmas Simpenan, Kecamatan Simpenan, yang terjadi pada hari Rabu (15/9/2021) lalu. Tersangka berinisial RR (28) terancam hukuman lima tahun penjara.

RR ditangkap anggota Polsek Cisaat Polres Sukabumi tanpa perlawanan. Penangkapan RR merupakan pengembangan kasus dari terciduknya satu orang lain yang awalnya diduga termasuk komplotan pencuri.

“Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara selama lima tahun, dan dalam kasus ini yang diamankan satu tersangka, sedangkan untuk kedua anak yang di bawah umur tersebut hanya sebagai saksi,” ujar AKBP Dedi Darmawansyah, Kapolres Sukabumi, dalam press rilis, Senin (20/9/2021).

Pencurian yang dilakukan RR menghebohkan para petugas Puskesmas Simpenan. Aksinya terekam jelas oleh kamera CCTV.

Apesnya, sepeda motor yang ditunggangi teman pelaku mengalami kecelakaan. Salah seorang teman pelaku pun sempat diamankan saat ditangani oleh petugas medis Puskesmas Bantargadung.

Dedi menjelaskan modus yang dijalankan pelaku. RR meminta tolong dua orang anak di bawah umur untuk mengantarnya ke kawasan wisata Geopark Ciletuh.

Saat melewati Puskesmas Simpenan, tersangka meminta putar arah kepada kedua anak di bawah umur tersebut.

Melihat situasi puskesmas yang sepi, RR masuk dan mengambil tas yang berada di meja pelayanan.

“Kepada kedua anak di bawah umur yang mengantarnya (termasuk yang jatuh dan sempat ditangani di Puskesmas Bantargadung,red ), tersangka mengatakan akan mengambil perban untuk kakinya yang luka. Dan ketika sampai di ruangan Puskesmas tersangka mengambil tas yang ada di meja pegawai Puskesmas,” terangnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB