JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah dan warga Kabupaten Sukabumi, saat ini patut berbangga hati. Pasalnya, salah satu Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Sukatani di Kecamatan Surade, ditunjuk menjadi percontohan pengembangan Budidaya Udang Skala Mini Empang Plaatik (Busmetik) di Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perikanan Budidaya di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Hanura Nursyamsi, kepada jurnalsukabumi.com melalui aplikasi pesan WhatsApp, Kamis (16/9/21).
Kegiatan sosialisasi Busmetik digelar di Aula BPP Kecamatan Surade. “Percontohan Busmetik ini sebagai langkah awal untuk pengembangan budidaya tambak udang rakyat/skala rumah tangga di Kabupaten Sukabumi. Dimana potensi pesisirnya sangat luas dan air laut yang bersih dan jernih. Belum ada pengembangan tambak udang dilakukan oleh masyarakat. Yang ada baru rintisan dan percontohan,” kata Hanura Nursyamsi.
Saat ini lanjut dia, budidaya udang di Kabupaten Sukabumi baru dilakukan oleh perusahaan – perusahaan besar seperti PT.Noorway di Ujung Genteng, PT Labuhan Monodon di Mandrajaya Ciemas, PT ABI dan PT BCL di Surade.
“Mudah-mudahan mimpi indah untuk mencetak pembudidaya – pembudidaya udang udang Vaname dapat meningkatkan penghasilan masyarakat yang berujung pada peningkatan kesehjateraan rakyat bisa bisa terealisasi dan menjadi kenyataaan berkat kolaborasi b
antara masyarakat dan pemerintah serta lembaga riset dan pendidikan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan BRSDM KKP Lili Apriani menuturkan, hasil dari percontohan Busmetik ini bisa dijadikan acuan pembelajaran bagi penyuluh, kelompok pembudidaya maupun masyarakat yang akan melakukan budidaya udang sekala kecil atau rumah tangga.
“Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap program prioritas KKP untuk meningkatkan produksi eksport udang Indonesia.
Diharapkan perusahaan/ industri budidaya udang yang ada di Kabupaten Sukabumi dapat dijadikan pendamping teknologi untuk keberhasilan Busmetik yang dilakukan oleh masyarakat,” sambungnya.
Senada dengan Lili Apriani, Kepala Balai Riset Budidaya Air Tawar dan Peyuluhan Perikanan Bogor, Arif Wibowo menyatakan adapu yang mengikuti kegiatan ini di mulai Kecamatan Surade, Desa Sukatani, Penyuluh Perikanan Kabupaten Sukabumi, penyuluh pertanian Kecamatan Surade, Pokdakan Sukatani dan Pokdakan Cipeundey.
Keberhasilan percontohan busmetik ini diharapkan ditularkan kepada pelaku budidaya udang lainnya. Adapun kalau hasilnya belum maksimal untuk selanjutnya masih tetap dijalankan untuk mendapatkan produksi yang maksimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan selanjutnya tetap berjalan jangan berhenti hanya sekali peeiode penaman tetapi dapat berkelanjutan, BRBATPP penyandang anggaran, akan terus mendorong dan memfasilitasi kegiatanya,” tandasnya.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan






