Lapas Nyomplong dan Damkar Kota Sukabumi Gelar Simulasi Penanganan Kebakaran

Selasa, 14 September 2021 - 17:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi, menggelar simulasi dan pelatihan tata cara pemadaman kejadian kebakaran.

Kalapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, Christo Victor Nixon Toar, mengatakan kegiatan tersebut untuk menyampaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) atas Pemerintah Provinsi Jawa Barat jika terjadi kebakaran, dan memberikan pemahaman tata cara memadamkan api dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar).

“Kami memang sengaja mengundang Damkar untuk membahas SOP yang jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di dalam Lapas. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak PLN agar sering melakukan pemeriksaan listrik di dalam lapas,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/09/21).

Lanjut Chritho, jika terjadi kebakaran diperlukan adanya penanganan pengamanan terhadap penghuni Lapas. Maka dari itu, Christo mengundang pihak Damkar yang sudah tahu tentang langkah apa yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran di Lapas, termasuk titik-titik penghuni Lapas yang harus diamankan.

“Kami juga membahas tentang tata cara menyelamatkan warga binaan serta melakukan pencegahan agar penghuni Lapas tidak melarikan diri pada saat terjadinya kebakaran. Selain itu kami juga mempunyai 14 Apar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Pencegahan Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah, memberikan tata cara memadamkan api pemicu kebakaran, mulai dari api yang tensinya besar hingga api kecil semua di sosialisasikan oleh pihaknya, guna meminimalisir resiko-resiko terjadinya kebakaran dan korban jiwa.

“Jadi pertama kita menjelaskan secara terperinci tata cara menggunakan Apar, kemudian kami juga memeriksa ruangan-ruangan yang berpotensi terjadinya kebakaran. Itu sudah kami data dan akan dikaji sesuai SOP pada saat terjadinya kebakaran awal,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB