Kata Kapolres Sukabumi Kota soal Video Teror Geng Motor Pasca Deklarasi Penolakan

Rabu, 26 Mei 2021 - 18:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video aksi teror sekelompok pria diduga geng motor menyebar di aplikasi perpesanan whatsapp dan media sosial, Rabu (26/5/2021). Video tersebut tersebar setelah Forkopimda bersama sejumlah perwakilan ulama dan organisasi massa menggelar deklarasi penolakan terhadap geng motor.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, angkat bicara terkait viralnya video tersebut. Ia menegaskan, polisi sedang menyelidiki kasus ini.

“Kami sedang lidik pelaku, Insya Allah,” singkat Sumarni saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com.

Ia tidak menjawab ketika ditanya apakah peristiwa itu benar terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Seperti diketahui, info yang tersebar menyebutkan teror geng motor terjadi di Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Diberitakan sebelumnya, dalam video yang beredar, terlihat sekelompok pria diduga geng motor menebar teror. Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan suasana mencekam, salah satu di antara komplotan bermotor membawa dan mengayunkan senjata tajam berukuran panjang ke aspal.

“Naon ieu mah pesantren,” tutur seorang pria dalam video.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi Cepat 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 15:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Berita Terbaru