Hari Pahlawan Perspektif Santri

Selasa, 10 November 2020 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Oleh: Dr. KH. Abu Bakar Sidik, M.Ag
(Calon Bupati Sukabumi)

Momentum hari pahlawan kali ini berbarengan dengan maulid nabi. Ada beberapa catatan yang menjadi pembelajaran bagi kita.

Pertama, bahwa seseorang akan dikenang karena jasanya. Jasa itu bisa berupa peninggalan fisik tetapi lebih banyak yang bersifat efek yang ditimbulkannya. Fisik yang ditinggalkan Rasulullah tidak banyak, tetapi lebih banyak pada sisi nilai yang menggerakkan orang untuk berbuat kebaikan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Kedua, pergerakan Rasulullah dan para pahlawan tidak dimaksudkan untuk memperoleh penghargaan, tetapi untuk kebaikan manusia. Ini mengajarkan kita keikhlasan dan keseriusan.

Ketiga, sekecil apapun perbuatan baik kita pada akhirnya akan diketahui orang dan dirasakan orang. Begitu juga perbuatan jahat. Maka dari itu, jangan berbuat jahat dan jangan berpikiran sedikitpun untuk berbuat jahat

Ke-3 hal tersebut menjadi nutrisi kehidupan bagi setiap orang terutama untuk “santri” di NKRI ini dan menjadi nutrisi pula bagi seluruh rakyat Indonesia walaupun tidak pernah menjadi santri yang mondok di lingkungan Pesantren tapi semuanya mempunyai etika dan estetika yang “nyantri” sehingga mampu mengharmonikan seluruh aktifitas kehidupan dimanapun dan kapanpun adanya. Kehidupan ini bisa diharmonikan seandainya seluruh komponen masyarakat Indonesia selalu “ngabaris” dalam berbagai macam hal, baik beragama, berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, maka Keimanan-nya akan senantiasa ditunjang dengan PAS-nya Keislaman dan Keihsanan masyarakat itu sendiri. Karena Jika Iman-Islam-Ihsan salah satu komponen negara yaitu “masyarakat” atau “rakyat” hebat dan berbartabat, maka NKRI ini akan kuat.

Semoga dengan adanya momentum Hari Pahlawan yang bertepatan dengan Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita semua menjadi manusia yang Bermanfaat dan Allah SWT senantiasa menjadikan kita dan negara kita Bermartabat.

Wallaahu A’lamu bi as-Shawaabi.

Berita Terkait

100 Keluarga Balita di Sukabumi Diedukasi Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak
Tak Sekadar Cuaca, Regulasi Disebut Jadi Penyebab Ekonomi Nelayan Sukabumi Merosot
Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh
Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan
Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan
DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA
Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri
Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:32 WIB

100 Keluarga Balita di Sukabumi Diedukasi Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:11 WIB

Tak Sekadar Cuaca, Regulasi Disebut Jadi Penyebab Ekonomi Nelayan Sukabumi Merosot

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi, CV Alfarizky Tuntaskan Perbaikan Jalan di Gunungguruh

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:56 WIB

Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan

Berita Terbaru