Acoustik Rhythm, Band Musik Sukabumi Idola Anyar Kaum Milenial

Selasa, 25 Agustus 2020 - 10:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Acoustik Rhythm merupakan salah satu band musik di Sukabumi. Kehadirannya tentu saja meramaikan kancah belantika permusikan hingga menjelma menjadi buah bibir dan idola anyar, terutama di kaum milenial. 

Band ber-genre akustik beranggotakan empat orang, yakni Deni (vokal), Ilham (cajon), Deri (simbal) dan Ari (melodi) tersebut, kerap tampil di berbagai acara, seperti wedding, cafe dan acara lainnya.

Untuk menjadi seperti saat ini tidak terlepas dari berbagai rintangan dan kesulitan. Bahkan hal terpahit pun sudah pernah dialami mereka. Namun, semua itu berhasil dilalui oleh band yang berdiri sejak dua tahun tersebut.

“Jika berbicara perjalanan, baik pahit maupun manis bagi kami sudah kenyang dengan semua itu. Bahkan kami pernah manggung atau tampil tidak dibayar sepeser pun,” kata Deni kepada jurnalsukabumi.com saat tampil di sebuah acara, Selasa (25/08/2020).

Untuk alat musik pun, sambung Deni, membelinya mulai hasil iuran dan dari uang kas yang dikumpulkan hasil manggung atau tampil di cafe-cafe. “Selain itu, untuk bermain musik pun kita otodidak tidak ada yang sekolah musik,” tuturnya.

Lebih lanjut Deni mengungkapkan, untuk saat ini dirinya bersama personel yang lain sangat bersyukur karena nama bandnya sudah mulai dikenal dan sering mendapatkan job. “Allhamdulillah sekarang kita sudah bisa menikmati hasil dari perjuangan untuk bisa seperti sekarang,” bebernya.

Di tempat sama, Ilham menambahkan tidak menyangka akan seperti sekarang, nama bandnya dikenal dan sering dipanggil untuk mengisi di berbagai acara. “Awalnya kami hanya teman nongkrong dan gitar-gitaran biasa. Seiring berjalannya waktu ada niatan untuk membuat group band dengan bergenre akustik,” ujar Ilham.

Saat ini band tersebut kerap tampil di cafe – cafe, di antaranya di wilayah Cibadak. Untuk harga jobnya tergantung jenis acaranya. “Kalau misalkan tampil di wedding dikisaran Rp2 juta sampai Rp3 juta, sekarang kita rutin tampil di cafe dan Pujasera Cibadak setiap hari Kamis, Jumat dan malam Minggu,” ungkapnya.

Reporter : Ruslan AG | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Angkat Hanjeli Sukabumi, Asep Hidayat Mustopa Masuk 3 Besar Finalis DPD RI Awards 2026
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Angkat Hanjeli Sukabumi, Asep Hidayat Mustopa Masuk 3 Besar Finalis DPD RI Awards 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru