Mengenang Sejarah, PK KNPI dan Pemuda Gunungguruh Lakukan Hal Ini

Senin, 17 Agustus 2020 - 19:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-75. Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi
patut diacungi jempol.

Pasalnya, mereka memilih membersihkan situs bersejarah perjuangan Pahlawan Sukabumi Tugu Letkol RA Kosasih, di Kampung Padaraang RT 002/011 Desa Kebonmanggu Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/08/2020).

Ketua PK KNPI Gunungguruh, Sayyid Agil mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk menjaga situs bersejarah yang saat ini keberadaanya nyaris terlupakan apalagi kondisinya saat ini sangat kusam dan di tumbuhi tanaman liar.

“Ya, kondisi situs tugu Letkol RA Kosasih sudah usang tergerus oleh usia. Oleh karena itu kami melakukan bakti sosial untuk membersihkannya karena seperti diketahui situs ini merupakan bukti perjuangan Pahlawan Sukabumi Raden Ahmad Kosasih,” ujarnya.

Sayid menjelaskan, kegiatan tersebut di ikuti oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota KNPI, OKP dan Karang Taruna se Kecamatan Gunungguruh serta Kades Kebonmanggu yang merupakan mantan TNI.

Tak hanya itu, juga melibatkan seluruh anggota yang didominasi oleh kalangan milenial sekaligus untuk memberikan edukasi bahwa Situs Kosasih merupakan tempat menyelam dan merencanakan pejuang Sukabumi dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

“Jadi Tugu Kosasih merupakan tempat penyelaman. Artinya tempatnya bersembunyi dari kepungan lawan. Dan di sini lah para pejuang di masa lampau menyusun kekuatan untuk menyerang dalam keadaan lemah dan menyelam ketika mendapat serbuan penjajah karena tidak terdeteksi dari radar para penjajah baik udara maupun darat,” jelasnya.

Sayyid mengungkapkan, Tugu Letkol RA Kosasih juga merupakan tempat patilasan atau tempat merencanakan agenda besar perjuangan masyarakat Sukabumi dalam menghalau penjajah salah satunya Bojongkokosan.

“Di tempat ini pun, para merencanakan strategi melawan penjajah dalam peristiwa Bojongkokosan dan Tragedi Gekbrong juga. Maka dari itu sudah sepatutnya kita harus merawat tugu ini sebagaimana menghormati nilai-nilai luhur perjuangan,” pungkasnya.

RReporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB