Lagi, Ormas PP Bersama PK KNPI Nyalindung Hentikan Sejumlah Pengendara?

Kamis, 21 Mei 2020 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSULABUMI.COM – Sejumlah pengguna jalan termasuk pengendara angkutan umum di wilayah Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, diberhentikan puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) setempat.

Aksi yang digelar di Simpang Tiga Cikawung, Nyalindung tersebut dilakukan puluhan anggota Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) bersama Pimpinan Kecamatan (PK KNPI) Nyalindung.

Pemberhentian sejumalah kendaraan tersebut tidak lain dalam rangka kegiatan Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian masker dan hand sanitizer serta bagi-bagi takjil gratis jelang buka puasa.

“Alhamdulikah, sebetulnya agenda pembagian takjil ini merupakan agenda rutin tahunan kami. Namun, dikarenakan Bulan Ramdan ini tepat di tengah wabah pandemi covid-19, sekaligus dilakukan pembagian masker dan hand sanitizer,” ujar Ketua PAC PP Nyalindung, Saepul Aziz, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (21/05/20).

Kolaborasi dua organisasi tersebut dimulai pukul 16.30 WIB, dengan sasaran pembagian bagi pengguna jalan. Tak hanya itu, warga sekitar pun tak luput kecipratan aksi mulia ini.

“Selain dibagikan kepada para pengendara, warga sekitar oun ikut kebagian,” kata Saepul.

Baksos pembagian takjil, masker dan hand sanitizer gratiz PAC PP bersama PK KNPI Nyalindung, Kamis (21/05/20).

Ketua KNPI Irvan Teguh Ramdani menambahkan, giat ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan membantu pemerintah dalam menyosialisasikan langsung akan pentingnya bersama-sama melawan virus corona.

“Semoga, Baksos yang dilakukan bukan pertama kalinya ini dapat menjadi motivasi bersama dalam memutus mata rantai covid-19. Juga, sebagai wujud kepedulian antar sesama di Bulan Suci,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru