Identitas Wanita Diduga Jadi Korban Pembakaran Hidup – Hidup Masih Misterius

Sabtu, 16 Mei 2020 - 20:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM Nasib malang manimpa perempuan berinisial I (30) yang di duga menjadi korban pembakaran hidup-hidup di komplek Pasar Tipar Kelurahan Tipar, Kacamatan Citamiang, Kota Sukabumi masih misterius atau mister X. Korban terjadi pada Kamis (14/05/2020) sekitar pukul 23.30 WIB kemarin.

Informasi yang dihimpun, saat ini hingga ajal menjemputnya, indentitas dan penyebab kematian korban masih belum di ketahui secara pasti. Pasalnya, pada saat peristiwa nahas itu terjadi korban tidak membawa kartu identitas ataupun tanda pengenal lainnya.

Ketua Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Muhammad Yusuf Ginanjar mengatakan, setelah tim medis melakukan observasi di ruang penanganan medis, petugas belum bisa memastikan penyebab meninggalnya perempuan yang ditemukan warga dengan penuh luka bakar itu. Karena kata dia, karena harus dilakukan tindakan autopsi guna mengetahui penyebab secara pasti.

“Untuk penyebab kematian kita belum mengetahui pasti, yang jelas harus dilakukan autopsi dan itupun dilakukan harus ada ijin dari pihak Kepolisian maupun keluarga korban,” ujarnya, kepada jurnalsukabumi.com Sabtu (16/05/20).

Selama penanganan tim medis. Lanjut dia petugas pun tidak menemukan tanda-tanda khusus seperti tato atau tanda tubuh lainnya. Hanya ada ciri umum secara keselurahan yang ada ditubuh korban.

“Sejauh ini belum ditemukan luka lebam akibat tumpulam. Selama ini, fokus penanganan luka bakar korban yang dialami Korban,” imbuhnya.

Lanjut dia tim medis saat ini hanya bisa melihat ciri-ciri korban secara fisik dengan ciri tinggi tubuh setinggi 150 CM, usia yang di perkirakan kurang lebih sekiatar 30 tahun, warna kulit kuning, hingga rambut panjang berwarna hitam.

“Untuk saat ini pihak keluarga korban belum ada kabar dan mendatangi rumah sakit,” tandasnya.

Diketahui, akibat kejadian itu korban mengalami luka bakar cukup serius hampir 90 persen di sekujur tubuhnya. Korban pun akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (16/04) sekitar pukul 09.30 WIB, setelah melewati masa perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Sementara saat ini petugas Kepolisian Polres Sukabumi Kota tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tersebut

Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Berita Terbaru

HEADLINE

Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Senin, 19 Okt 2026 - 14:06 WIB