Peduli, PK KNPI Gunungguruh Sebar Ribuan Masker dan Bantu Korban Kebakaran

Sabtu, 2 Mei 2020 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Gununguruh, Kabupaten Sukabumi, mendukung penuh penerapan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilakukan pada 6 Mei mendatang.

Dukungan itu diwarnai dengan aksi solidaritas berupa pembagian ribuan masker secara gratis kepada masyarakat yang berada di 7 desa se Kecamatan Gunungguruh sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau (Covid-19).

“Gunungguruh sebagai kecamatan penyangga perbatasan ke Kota Sukabumi, kami jajaran KNPI sudah keliling mensosialisasikan terkait PSBB ini, sekaligus telah membagikan sedikitnya 1000 masker kepada masyarakat,” ujar Ketua PK KNPI Gunungguruh, Sayyid Agil kepada wartawan, Sabtu (02/05/20). 

Dalam kegiatan tersebut kata Sayid, pihaknya juga melibatkan seluruh anggota dengan menyebar ke beberapa sudut kampung. Ribuan masker itu diperoleh dari hasil swadaya anggota PK KNPI Gunungguruh, Selain itu. Ada juga yang berasal dari hasil sumbangan para donatur.

“Dibagikan rata ke tiap desa sekaligus sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pembagian masker itu juga dibantu 20 orang anggota dari unsur pengurus KNPI dan OKP. Salah Satunya, AMS, Pemuda Pancasila, GP Ansor, FKPPI dan juga Karang Taruna di setiap desa,” kata dia.

PK KNPI Gunungguruh saat membagikan masker gratis ke warga di tiap desa se Kecamatan Gunungguruh.

Tak hanya itu, di tengah pandemi ini juga pihaknya langsung menyambangi warga yang terkena musibah kebakaran rumah yang berada di Kampung Sindangmerta RT 01/13, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

“Ini kepedulian kita secara spontan kepada warga yang terkena musibah, apalagi berada di wilayah sekitar kita. Semoga bantuan ini sedikit bisa meringankan dan membantu korban,” imbuhnya.

Lanjut Sayid Agil, rumah tersebut milik Wiwin (50) seorang janda dan dihuni bersama 4 orang cucunya. Sementara ini semenjak rumahnya ludes terbakar, pada Kamis (30/04/20) kemarin, mereka tinggal dirumah tetatangganya, untuk itu Ia berharap ada perhatian dari pemerintah setempat dan dukungan sosial hingga dari seluruh pihak, agar mereka bisa hidup kembali seperti biasanya.

“Saya harap ada perhatian dari Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk membantu mak Wiwin apalagi situasinya sedang seperti ini,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru