Pergerakan Tanah di Nyalindung Meluas, Jalan Provinsi Terputus

Senin, 17 Februari 2020 - 13:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akibat curah hujan tinggi, Jalan Provinsi Jawa Barat yang melintas di Kampung Gunungbatu, Desa Kartaangsa, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi kembali mengalami pergerakan tanah, Minggu (16/02/2020) malam. 

Informasi dihimpun Jurnalsukabumi.com, bencana pergerakan tanah sempat terjadi pada Mei 2019 lalu. Saat itu jalan menuju Sagaranten – Sukabumi mengalami rusak sedang dan beberapa rumah rusak berat.

Jalan provinsi di Nyalindung rusak akibat pergerakan tanah. Foto: irfan rifaudin/jurnalsukabumi.com

Kini bencana pergerakan tanah kembali terjadi di areal lokasi yang sama, Namun saat ini jalan tersebut mengalami lumpuh total.

“Iya betul jalan yang dulu rusak oleh pergerakan tanah kini kembali terjadi yang sebelumnya bisa dilalui pengendara roda empat dan roda dua kini akses tersebut hanya bisa dilalui roda dua, namun itu sangat terjal dan berbahaya. Kami selaku BPBD berharap kepada PU bisa cepat membangun jalan kembali,” ujar Iwan Herniwan, Kasie Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Sambung Iwan, PU Provinsi rencananya akan merelokasi jalan ini ke tanah perkebunan dan ini semoga secepatnya bisa dilakukan mengingat akses tersebut menuju 6 kecamatan yang berada di Kabupaten Sukabumi.

Sejumlah pemotor tampak hati-hati saat melintasi jalan di Nyalindung. Foto: irfan rifaudin/jurnalsukabumi.com

Pantauan di lokasi sejumlah warga berjaga-jaga dan mengatur lalulintas di lokasi mengingat sebagian warga yang akan melintas dengan roda dua. Tampak beberapa unsur pemerintah terkait meninjau lokasi.

Reporter: Ifan

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB