JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 1.372 peserta mengikuti Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 yang digelar di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Kamis (15/10/2026).
Kompetisi yang dibuka langsung Bupati Sukabumi, Asep Japar, tersebut berlangsung selama dua hari, 15-16 Oktober 2026, dengan mempertandingkan sembilan cabang seni dan olahraga.
Adapun cabang yang dilombakan meliputi hadroh, solo vokal, pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, bulu tangkis, tenis meja, bola voli, futsal, dan mini soccer.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, AKSIOMA bukan sekadar ajang untuk mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter peserta didik agar disiplin, tangguh, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi para siswa madrasah untuk mengembangkan bakat, minat, serta potensi di bidang seni dan olahraga.
“Kepada anak-anakku, saya berpesan agar menunjukkan kemampuan dan bakat terbaik kalian. Namun, tetap harus menjunjung tinggi nilai sportivitas serta kejujuran,” ujarnya.
Asep Japar juga mengingatkan para peserta agar menjadikan kompetisi sebagai proses pembelajaran sekaligus kesempatan menunjukkan hasil latihan yang selama ini telah dilakukan.
Ia menegaskan, menang atau kalah merupakan hal biasa dalam sebuah perlombaan. Hal yang lebih penting adalah pengalaman, pembelajaran, serta terjalinnya silaturahmi dan penguatan ukhuwah Islamiyah antarpeserta.
“Kalah menang dalam kompetisi adalah hal biasa. Terpenting, jadikan semua ini sebagai proses belajar dan ajang mempererat silaturahmi,” ucapnya.
Selain kepada peserta, Bupati juga berpesan kepada para juri dan wasit agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab. Sebab, para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Sukabumi pada ajang AKSIOMA tingkat Provinsi Jawa Barat hingga nasional.
“Berikan penilaian secara objektif sehingga mampu melahirkan perwakilan terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Asep Japar berharap pelaksanaan AKSIOMA 2026 berjalan lancar dan sukses serta mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Melalui kompetisi ini, mari kita wujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” jelasnya.
Sementara itu, Panitia Pelaksana, Deddy Wijaya, menambahkan bahwa AKSIOMA merupakan salah satu upaya membentuk generasi madrasah yang unggul dalam iman dan takwa, sekaligus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan olahraga.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan juara, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi serta sarana mengembangkan potensi, bakat, minat, dan kreativitas siswa.
“Jadi, bukan sekadar mencari juara, tetapi juga ajang silaturahmi dan sarana untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, serta kreativitas siswa,” tandasnya.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan













Komentar