JURNALSUKABUMI.COM – Seekor ular Sanca sepanjang sekitar tiga meter masuk ke sebuah warung yang berada tepat di depan RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Keberadaan ular berukuran besar tersebut membuat pemilik warung khawatir. Ular sempat berada di dalam warung sebelum akhirnya keluar dan bergerak tak jauh dari lokasi.
Kondisi itu kemudian dilaporkan kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi untuk segera dilakukan evakuasi.
Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, mengatakan ular tersebut sebelumnya memang sempat masuk ke dalam warung.
“Udah masuk ke warung, sama pemilik mungkin diusir keluar, selanjutnya menghubungi damkar. Ular tersebut keluar tapi tidak jauh masih di sekitar warung,” kata Tatang.
Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan pencarian di sekitar warung. Ular Sanca tersebut akhirnya ditemukan di area belakang warung yang posisinya persis berada di sekitar pagar RSUD Palabuhanratu.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Ular berukuran sekitar tiga meter itu sempat melakukan perlawanan ketika petugas berusaha mengamankannya.
Bahkan saat hendak dimasukkan ke wadah evakuasi, Sanca tersebut sempat melilit tangan salah seorang petugas.
Namun, petugas Damkarmat tetap tenang dan tidak panik. Dengan pengalaman dalam menangani evakuasi satwa, ular akhirnya berhasil dikendalikan dan diamankan dari lokasi.
Keberadaan ular tersebut menjadi perhatian karena lokasinya berada di depan RSUD Palabuhanratu dan dekat dengan aktivitas masyarakat.
Jika tidak segera ditangani, ular berpotensi bergerak ke lokasi lain, termasuk masuk ke lingkungan rumah sakit yang berada tidak jauh dari tempat ular ditemukan.
“Setelah berhasil dievakuasi, ular Sanca tersebut dibawa ke kantor agar tidak membahayakan masyarakat,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan













Komentar