Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak

Jumat, 25 September 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Traktor roda empat (TR4) bantuan pemerintah untuk kelompok tani di Kabupaten Sukabumi sempat tidak diketahui keberadaannya selama sekitar satu tahun. Alat mesin pertanian (alsintan) bernilai ratusan juta rupiah itu kemudian ditemukan berada di wilayah Kecamatan Cidolog dalam kondisi terbengkalai dan rusak.

Keberadaan traktor tersebut terungkap setelah Muklis Rahayu alias Akay Trisula, petani sekaligus kreator konten asal Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, melakukan penelusuran setelah menerima aduan dari petani.

Traktor tersebut diketahui merupakan bantuan Kementerian Pertanian yang diperuntukkan bagi Kelompok Tani (Poktan) Arsina, Desa Hegarmulya, Kecamatan Cidadap.

Identitas unit terlihat dari plakat logam yang terpasang pada bodi mesin. Traktor tersebut merupakan tipe MAXX Traktor WD404 produksi PT Corin Mulia Gemilang tahun 2025, dengan bobot 2.185 kilogram dan nomor mesin T25030908.

Pada bagian lain terdapat pelat yang mencantumkan keterangan “BANTUAN TRAKTOR RODA 4 APBN T.A. 2025 (PUSAT)” dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian.

Pelat tersebut juga memuat penegasan bahwa bantuan pemerintah diberikan secara gratis dan tidak diperjualbelikan.

Menurut Akay, persoalan bermula ketika traktor yang sebelumnya telah diterima Poktan Arsina kemudian ditarik oleh pihak luar yang mengatasnamakan salah satu organisasi atau ormas pertanian tingkat kabupaten.

Sejak saat itu, para petani penerima manfaat disebut tidak lagi mengetahui keberadaan alat tersebut.

“Sudah satu tahun tidak ada kabar, petani itu minta tolong ke saya,” ujar Akay, Jumat (25/9/2026).

Akay kemudian mencoba menelusuri keberadaan traktor tersebut dengan berkoordinasi dengan petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cidadap dan UPTD setempat.

Namun, proses komunikasi tersebut menurutnya tidak berjalan mulus.

“Waktu saya koordinasi dengan orang ini, dia malah mempermainkan saya. Pas diramaikan begitu, jelas nomor saya malah diblokir saat menelepon pihak UPTD,” tutur Akay.

Ia juga mengaku mendapat respons yang menurutnya tidak semestinya ketika berkomunikasi dengan petugas di lapangan.

“Malah banyak petugas-petugas yang lain juga yang arogan. Kami ini sebenarnya selalu dibodoh-bodohi, Pak,” cetusnya.

Persoalan kemudian semakin ramai setelah penelusuran tersebut disampaikan Akay melalui media sosial. Ia menyebut Ketua Poktan Arsina sempat bertemu dengan ketua organisasi pertanian yang sebelumnya disebut menarik traktor.

Dari pertemuan itu, muncul kabar bahwa persoalan telah selesai. Namun, menurut Akay, kondisi di lapangan menunjukkan traktor belum kembali kepada kelompok tani penerima bantuan.

“Pas sudah ramai, ketua kelompok tani ini bertemu dengan ketua organisasi itu. Ramai kabar katanya tidak ada masalah dan sudah selesai. Kata saya, kenapa dibilang sudah selesai padahal belum selesai juga? Pas dihubungi lagi, si bapak tidak mau bikin video lagi,” beber Akay.

Penelusuran kemudian mengarah ke Kecamatan Cidolog. Di lokasi tersebut, Akay menemukan traktor yang dicari dalam kondisi terbengkalai.

Ia menyebut alat tersebut telah berada di wilayah Cidolog selama lebih dari satu bulan dan diperkirakan hampir dua bulan. Kondisinya pun disebut sudah mengalami kerusakan.

“Kondisinya pas saya cek sudah rusak. Terbengkalai di wilayah Cidolog hampir sebulan lebih, kurang lebih dua bulan. Padahal bukan mogok, melainkan pihak itu takut mau langsung mengantar ke kelompok tani karena di sana banyak kawan-kawan petani saya,” ungkapnya.

Temuan tersebut kemudian membuat Akay mempertanyakan alasan bahwa traktor hanya mengalami kerusakan saat digunakan untuk pengerjaan lahan.

“Tidak masuk akal. Masa mogok dibiarkan terbengkalai berbulan-bulan? Okelah misalkan alasannya dipekerjakan atau disewakan, tapi kan ini tidak pernah ada pemasukan ke kas kelompok petani,” tegasnya.

Akay juga mempertanyakan fungsi pengawasan terhadap bantuan alsintan tersebut. Menurutnya, aset pemerintah dengan nilai ratusan juta rupiah seharusnya mendapatkan pengawasan sejak awal ketika tidak berada di tangan kelompok penerima.

“Ke mana saja petugas bagian pengawasan itu, bagian PSP ke mana? Kalau saya tidak turun melacak dan tidak diviralkan, aset ratusan juta itu tidak ada yang mencari. Malah nomor saya diblokir,” pungkas Akay.

Ia menjelaskan, meskipun sumber bantuan berasal dari APBN, proses penyaluran alat pertanian tersebut dilakukan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

“Penyalurannya melalui Dinas Pertanian di Kabupaten,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, telah dihubungi untuk dimintai penjelasan mengenai keberadaan dan pengelolaan traktor bantuan tersebut.

Namun, hingga berita ini ditulis, Aep belum memberikan penjelasan mengenai duduk perkara bantuan alsintan tersebut.

“Sedang di acara dulu,” kata Aep singkat.

Saat diminta agar pertanyaan konfirmasi dapat disampaikan melalui staf atau Sekretaris Dinas, Aep menyatakan kesediaannya.

“Silakan, siap saya bagikan dulu (pertanyaannya),” jawab Aep.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani
Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik: Jangan Ada Warga Datang Malah Ditolak
PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi Segera Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu
Iptu Aah Turun Langsung Telusuri Pelajar SMA Kalapanunggal yang Dilaporkan Hilang
Aleut-aleutan Motor Ngalongok Dulur, Dirut BPR Sukabumi Turun Langsung Beri Bantuan Warga
RS Bumi Jayanti Dibangun, KNPI Sukabumi Soroti Multiplier Effect bagi Pemuda dan Ekonomi Lokal
Seniman HG Sukabumi Gelar Aksi Donasi Baju Layak Pakai untuk Anak Yatim Piatu

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 15:33 WIB

Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak

Kamis, 24 September 2026 - 17:03 WIB

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Kamis, 24 September 2026 - 16:54 WIB

DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Selasa, 22 September 2026 - 09:44 WIB

PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi Segera Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu

Senin, 21 September 2026 - 12:45 WIB

Iptu Aah Turun Langsung Telusuri Pelajar SMA Kalapanunggal yang Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam