Mandi di Pantai Karangnaya, Pemuda Asal Jakarta Hilang Digulung Ombak

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ahmad Nadif Fadilah (21), pemuda asal Jagakarsa, Jakarta Selatan, belum ditemukan setelah diduga terseret ombak saat berenang di Pantai Karangnaya, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari ketika korban datang bersama tiga rekannya. Mereka diketahui turun ke pantai sekitar pukul 05.30 WIB untuk berenang.

Namun sekitar pukul 07.00 WIB, korban diduga terbawa gelombang ke arah tengah laut. Ketiga rekannya yang berada di sekitar tepi pantai disebut tidak menyadari saat korban terseret hingga akhirnya kehilangan jejak.

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta melalui laporan dari Ikbal, keluarga korban, sekitar pukul 13.50 WIB.

Pos SAR Sukabumi kemudian mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk memulai pencarian. Setibanya di Pantai Karangnaya, petugas langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan sebelum melakukan penyisiran.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Sukabumi menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan penyisiran di sekitar area korban diduga terseret arus,” ujar Suryo.

Tim menghadapi kondisi cuaca yang terpantau cerah saat tiba di lokasi. Kendati demikian, karakteristik pantai dan gelombang tetap menjadi faktor yang diperhitungkan selama proses pencarian.

“Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, RAPI Lokal dan Balawista,” tuturnya.

Pencarian juga didukung sejumlah peralatan, mulai dari Rescue Car, peralatan SAR air, perahu LCR, peralatan evakuasi, Aqua Eye hingga drone.

“Tim melakukan penyisiran pada area perairan dan sekitar titik yang diduga menjadi lokasi korban pertama kali terseret. Hingga laporan ini dibuat, Ahmad Nadif Fadilah masih berstatus dalam pencarian,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Berita Terbaru