Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Harapan untuk bersanding di pelaminan seketika pupus, berganti isal tangis yang menyayat hati. Rencana indah membangun rumah tangga kini hanya tinggal kenangan pahit bagi keluarga seorang karyawan minimarket di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.

Pemuda berinisial A (24), warga Kecamatan Jampangkulon, ditemukan meninggal dunia di tempatnya bekerja pada Jumat (08/05/2026) pagi. Tragisnya, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian dalam rolling door minimarket, tempat sehari-hari ia mengais rezeki demi masa depan.

Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap oleh rekan kerjanya, IM (22). Tak ada firasat buruk yang dirasakan IM, sebab pada malam sebelumnya mereka masih beraktivitas bersama seperti biasa.

“Terakhir komunikasi sekitar pukul 22.30 WIB. Tidak ada gelagat aneh. Namun saat pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB, saya temukan dia sudah dalam kondisi tergantung,” ujar IM dengan nada bergetar.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban diduga tengah memikul beban batin yang sangat berat terkait persoalan ekonomi menjelang hari pernikahannya. Impian untuk memberikan mahar dan menggelar pesta bagi sang kekasih diduga terbentur dinding finansial yang membuatnya depresi.

Bahkan, duka semakin terasa mendalam saat beredar kabar mengenai percakapan terakhir korban melalui aplikasi WhatsApp dengan sang kekasih. Pesan-pesan tersebut memperlihatkan kondisi emosional korban yang sangat terguncang sebelum akhirnya mengambil keputusan nekat tersebut.

Kapolsek Kalibunder, AKP Dodi Irawan, membenarkan kejadian yang menggegerkan warga setempat itu. Pihak kepolisian bersama tim medis Puskesmas langsung diterjunkan ke lokasi untuk evakuasi.

“Hasil pemeriksaan luar ditemukan luka lecet di bagian leher dan tanda-tanda kekurangan oksigen,” jelas AKP Dodi.

Kini, jenazah pemuda yang seharusnya menjadi calon pengantin itu telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di tanah kelahirannya. Keluarga pun memilih untuk menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Catatan Redaksi: Depresi dan tekanan mental bukan hal yang bisa diremehkan. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis, jangan ragu untuk berbagi cerita atau mencari bantuan profesional ke psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan terdekat.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB