Debat Pilkada, Tanggapan Dua Paslon saat Bahas Stunting Bikin Menohok

Senin, 28 Oktober 2024 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Debat publik pertama Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sukabumi berlangsung di Universitas Nusa Putra, Cisaat Kabupaten Sukabumi, Sabtu (26/10/2024) malam.

Debat terbagi dalam 6 segmen. Di mana, kedua paslon 01 Iyos Somantri dan Zainul kemudian paslon 02 Asep Japar dan Andreas akan menjawab pertanyaan dari enam panelis berasal dari pakar dan praktisi di berbagai bidang beberapa perguruan tinggi.

Pada segmen kedua dan ketiga yaitu pendalaman visi misi dan program dengan cara menjawab pertanyaan dari tim panelis berdasarkan subtema. Pertanyaan yang dipilih akan ditanggapi oleh paslon lain merespon atas tanggapan dari paslon lainnya.

Dalam segmen ini, terdapat 9 sub tema yang telah ditentukan oleh para panelis. Salah satunya, poin E tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Subtema itu terpilih secara acak dalam fish bowl yang dipilih paslon peserta debat.

Peserta debat diberikan waktu selama 2 menit menjawab pertanyaan tersebut. Iyos Somantri mengatakan, ada 3 upaya dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan. Termasuk pencegahan dan penurunan angka stunting dalam perlindungan anak.

Pertama yakni mengenai program peningkatan pemberdayaan perempuan, kedua adalah skema ekonomi melalui UMKM yang ada saat ini. Kemudian ketiga, pembelajaran edukasi untuk ibu-ibu yang memiliki anak stunting atau anak usia 0 sampai 5 tahun.

“Kita tahu bahwa di kabupaten Sukabumi 27,0 persen stunting dan hal itu harus kita lakukan bukan harus kita tekan jangan sampai ada stunting baru jadi kita ciptakan Zero new stunting Oleh karena itu pemberdayaan ekonomi harus ditingkatkan,” ucap Iyos.

Selain itu, menurutnya peningkatan kesehatan dan pendidikan juga tak kalah penting. Sebab permasalahan stunting bukan hanya dari faktor ekonomi, namun juga faktor sosial dan kebersihan lingkungan, termasuk sarana prasarana di dalamnya.

“Oleh karena itu stunting harus kita berantas nol atau zero new stunting di Kabupaten Sukabumi kita hari ini ada 27 persen, kita sepakat bahwa ibu-ibu dalam pemberdayaan ekonominya harus ditingkatkan harus kita support terutama pemberdayaan perempuan kepala keluarga,” tuturnya.

*Tanggapan Paslon 02 Asep Japar*

Paslon 02 Asep Japar (Asjap) kemudian diberikan waktu selama 1 menit untuk menanggapi jawaban dari paslon 01. Asep Japar menilai, perangkat daerah yang dilibatkan dalam upaya penurunan stunting itu nantinya bertugas memberikan edukasi secara intensif kepada masyarakat, terutama para ibu.

“Kedua, beberapa faktor yang mengakibatkan tingginya stunting pertama angka kelahiran angka pernikahan. Pernikahan di bawah umur yang kedua pembebasan seks pergaulan seks itu yang mengakibatkan dan berdampak terhadap peningkatan angka stunting,” ungkap Asjap.

Paslon 01, kemudian memberikan tanggapan dengan waktu 1 menit yang disampaikan oleh Calon Wakil Bupati Sukabumi Zainul. Ia menyanggah pernyataan Asjap yang menyebut jika faktor peningkatan angka stunting salah satunya akibat pernikahan di bawah umur.

“Tadi disampaikan bahwa penyebab stunting adalah pergaulan bebas pernikahan dini. Itu bukan seperti itu pak Asep, tapi akibat kondisi gizi pada saat dalam kandungan itu yang kita perhatikan. Makanya kita akan mencoba meningkatkan gizi masyarakat terutama ibu hamil dan memiliki balita. Jadi bukan karena hubungan seksnya tapi pemeliharaan pada saat hamil yang terjadi dan telur gratis adalah salah satu solusinya,” ucap Zainul.

Pernyataan tersebut sontak memicu riuh dari masing-masing tim pendukung paslon, hingga akhir debat berlangsung gaduh pun tak dapat dihindarkan membuat moderator kerap meminta para tim pendukung agar tenang dan kondusif.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi
Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran
Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban
Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan
Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang
Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran
Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi
Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam