Kandang Ayam Terbakar di Palabuhanratu Ratusan Ekor Hangus Terpanggang

Kamis, 19 September 2024 - 16:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kebakaran besar melanda sebuah kandang ayam di Kampung Cigangsa, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis siang (19/9/2024). Peristiwa tragis ini menyebabkan sekitar 250 ekor ayam tewas terpanggang dalam kebakaran tersebut.

Candra, Komandan Regu Pos I Damkar Palabuhanratu, mengungkapkan bahwa kebakaran baru dilaporkan sekitar pukul 13.30 WIB. Sayangnya, keterlambatan laporan dari masyarakat membuat api sudah menyebar luas saat tim pemadam tiba di lokasi.

“Saat kami tiba, api sudah melahap sebagian besar kandang. Sepertinya kebakaran ini tidak diketahui dengan cepat oleh warga, sehingga laporan yang masuk ke kami pun terlambat,” ujar Candra.

Mengenai sumber api, Candra mengatakan bahwa dugaan awal menyebut kebakaran mungkin berasal dari pembukaan lahan di sekitar lokasi kandang. Namun, kepastian penyebabnya masih menunggu investigasi lebih lanjut dari pihak kepolisian.

“Sumber pasti api belum dapat dipastikan. Namun, dari kondisi lapangan, kemungkinan kebakaran berasal dari pembukaan lahan atau kebakaran lahan yang merembet ke kandang ayam,” jelasnya.

Dalam upaya memadamkan api, tim Damkar menerjunkan dua unit mobil pemadam dan satu tim rescue ke lokasi kejadian. Hingga sore hari, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyebar lebih jauh.

“Saat ini masih dalam proses pendinginan, karena angin di sini cukup kencang, sehingga api bisa kembali menyala. Kami telah mengerahkan tiga tangki air untuk menangani situasi ini,” ungkap Candra.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru