Siswi SMAN 1 Cisaat Berpulang, Pemkab Sukabumi Ucapkan Belasungkawa

Jumat, 19 April 2024 - 16:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kayla Nur Syifa (16), siswi kelas 10 SMAN 1 Cisaat, Gunungguruh dikabarkan meninggal dunia setelah ikut tes lari dalam seleksi Paskibraka Kabupaten Sukabumi.

Berpulangnya almarhum saat menjalani tes kesamaptaan di Lapang Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dan mengundang pilu mendalam.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono mengatakan korban sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tidak mengeluhkan keluhan apapun.

“Almarhumah sempat (mengikuti test) lari. Sempat ditanya bagaimana ada keluhan enggak, ternyata enggak ada,” kata Kepala Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono, Jumat (19/04/2024).

Namun, saat menjalani tes lari, diduga korban terlalu memaksakan diri hingga jatuh pingsan dan mengalami kejang.

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sepertinya yang bersangkutan keluhan itu tidak disampaikan ke panitia sampai akhirnya jatuh pingsan,” terangnya.

Meskipun mendapat penanganan medis, korban akhirnya meninggal dunia. Tri Romadhono menyampaikan dugaan bahwa korban mungkin terlalu memaksakan diri atau mengalami kelelahan saat menjalani tes.

“Disitu pun ditangani medis kan karena memang kita selalu didampingi medis ya, dalam tahapan-tahapan itu. Setelah itu ke rumah sakit (RSUD Palabuhanratu) dan meningga dunia,” ujar Tri.

Atas musibah ini, Pemkab Sukabumi pun turut berduka dan menyampaikan ucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. “Semoga khusnuh khotimah, Amiin Ya Robbal Alamin,” tulisnya dalam postingan FB Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di PalabuhanratuĀ 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di PalabuhanratuĀ 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Berita Terbaru