Soal Rapid Test Corona, HIPMI Sebut Dinkes Kabupaten Sukabumi ‘Molor’

Rabu, 25 Maret 2020 - 08:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sukabumi, Faizal Akbar mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan pelayanan rapid test corona dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Rabu (25/03/20).

Berbeda dengan para pengurus HIPMI di kota dan kabupaten lainnya, tidak lama usai mengikuti kegiatan Musda HIPMI Jabar itu, sudah dilakukan rapid test dan hasilnya tidak ada yang positif covid-19, melainkan negatif semua.

“Saya dan kawan-kawan HIPMI menunggu rapid test masal ini segera digelar. Sedangkan di kota dan kabupaten lain sudah dan disebar ke Rumah Sakit rujukannya,” ujar Faisal kepada jurnalsukabumi.com.

Pihaknya menilai, kinerja Dinkes dalam pelaksanaan rapid test corona ini terbilang lamban. Bahkan, dibanding Dinkes, lebih tanggap pak Bupati yang kerjanyata dalam mengatasi penyebaran covid-19 ini. Termasuk, Pemkab sendiri sudah menyediakan anggaran Rp14 M.

“Saya nyatakan Dinkes kerjanya molor dan tidak becus dalam menghadapi ancaman virus corona ini dan terkesan tidak serius. Buktinya rapid tes saja tidak ada,” tegas Faisal.

Lebih jauh Ia menjelaskan, sementara informasi beredarnya Bupati Karawang dan Pak Yana Mulyana, wakil walikota Bandung, positif Covid-19 karena acara Musda HIPMI di Karawang, Faisal menilai tidak bisa diasumsikan kesana.

“Karena, setelah acara tersebut para pejabat ini masih menghadiri beberapa kegiatan terutama Bupati Karawang. Beliau ada 3 acara yang melibatkan orang banyak di tanggal berbeda,” terangnya.

Bahkan Gubernur RK dan Menteri Bahlil Lahadalia yang berinteraksi langsung dengan Bupati Cellica dan Wawali Yana Mulyana pada saat Musda Hipmi Jabar, setelah di test, negative Covid-19.

“Maka dapat diasumsikan bahwa para pejabat yang positif Covid-19 itu bukan dari acara Musda HIPMI Jabar. Karena para anggota Hipmi sendiri sampai saat ini belum ada laporan terjangkit atau positive Covid-19,” pungkasnya.

Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB