JURNALSUKABUMI.COM – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, hendaknya menjalankan tiga opsi. Hal itu dikatakan sekda, saat menerima kunjungan kerja pimpinan Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Barat Kemendikbud Riset dan Teknologi di Pendopo Sukabumi, Kamis (4/8/22).
“Dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada tahun ajaran 2022/2023, ada tiga opsi yaitu mandiri belajar, mandiri berubah dan mandiri berbagi,” kata Ade.
Sekda juga mengatakan, kurikulum merdeka yang sebelumnya di kenal sebagai kurikulum prototipe telah di implementasikan di hampir semua sekolah yang mengikuti program sekolah penggerak dan SMK pusat keunggulan.
Hal itu sebagai bagian dari pembelajaran paradigma baru, mulai tahun 2022 kurikulum merdeka dapat di terapkan satuan pendidikan meskipun bukan sekolah penggerak.
Sekda juga berharap pihak Kemendikbud-Ristek melalui BBPMP Provinsi Jawa Barat dapat membantu Pemkab Sukabumi dalam permasalahan penerapan kurikulum merdeka.
“Kami berharap dalam penyelesaian persoalan beberapa PTK yang belum login dan melakukan pembelajaran mandiri sampai dengan upload aksi nyata di platform merdeka mengajar (PMM) pada lingkungan dinas pendidikan Kabupaten Sukabumi supaya bisa meningkat” pungkasnya
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan sesi diskusi tanya jawab dan penyerahan cinderamata dari BBPMP kepada bunda PAUD serta penyerahan plakat dari BBPMP kepada Sekertaris Daerah. demikian pula Pemkab Sukabumi memberikan Cendramata kepada BBPMP Jabar.
Redaktur: Usep Mulyana












