Pimpinan Ponpes Al-Masthuriyah  “Curhat” Soal Bangunan pada Menteri Erick

Minggu, 23 Januari 2022 - 16:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Masthuriyah, KH. Abdul Azis Masthuro, menyampaikan curahan hati kepada Menteri BUMN, Erick Thohir soal kondisi infrastruktur bangunan. Namun jika dicermati lebih  dalam lagi, konteks  tersebut, bukan hanya pada persoalan pembagunan fisik belaka melainkan pembangunan mental spiritual bagi setiap pribadi santri yang mondok di Ponpes berumur 102 tahun itu.

Demikian disampaikan KH. Abdul Azis, kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (22/1/22).

Perguruan Islam Al-Masthuriyah sampai saat ini kata dia, tetap mempertahankan dan mengedepankan serta  menumbuhkembangkan tiga landasan pembangunan.

“Ketiga jenis pembangunan itu adalah salah satunya, membangun peradaban santri di Pondok Pesantren Al-Masthuriyah yang berarti berarti membangun peradaban bangsa dan negara. Hal itu sebagai bukti nyata bahwa pesantren juga memberikan Kontribusi besar kepada negara,” kata Ustadz Sule.

Disamping pembangunan peradaban juga membangun akhlak yang mulia. Pesantren Al-Masthuriyah yang didirikan oleh Alm. Almaghfurlah Mama KH. Muhammad Masthuro, pada 1 Januari 1920,, pada awal didirikan hanya memiliki 11 orang santri.

Terakhir kata suami dari Hj. Lia Hulyati tersebut yaitu membangun aspek kekayaan duniawi. Sebagaimana Maqaalah Imam Ghazali, “Laa Yatimmu ad-Diinu illaa bi ad-Dunyaa yang artinya Tidak akan sempurna (tidak akan kokoh) agama Islam tanpa dunia,” ujarnya.

Itu berarti, Al-Masthuriyah terus membangun kemandirian untuk seluruh santri dan guru supaya menjadi orang-orang hebat, kaya raya dan Barokah. Sehingga, ketika mengembangkan agama penuh dengan keberkahan.

Pertemuan diakhiri dengan membaca Salawat Burdah untuk memudahkan jalan dalam mengarungi perkembangan peradaban yang semakin maju dan menantang.

“Maulaa yaa Shaali wa Sallim Daa’iman Abadan # ‘alaa Habiibika Khairi al-Khalqi Kullihimi. Huwa al-Habiibu al-lladzii Turjaa Syafaa’atuhu # Likulli Haulin min al-Ahwaali Muqtahimi. Yaa Rabbi bi al-Musthafaa Balligh Maqaashidanaa # Wa Ighfir lanaa maa Madhaa yaa Waasi’a al-Karaami”.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB