Kejar Respon Time, Dinas Damkar Butuhkan Dukungan Sarpras dan Anggaran Memadai

Kamis, 16 Desember 2021 - 11:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, saat ini membutuhkan sarana prasarana dan anggaran yang cukup untuk operasional kegiatan. Mengingat kondisi kendaraan yang masih eksis digunakan saat ini, telah berusia lanjut. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas (Sekdis) Damkar Kab Sukabumi, Ridwan, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (16/12/21).

“Tentu saja hal ini berbanding terbalik dengan luas wilayah Kabupaten Sukabumi, sebagai kabupaten terluas se- Jawa dan Bali. Karena pencegahan penyebaran titik api dalam peristiwa kebakaran sangat tergantung respon time personel di lapangan,” kata Ridwan.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) ujarnya, salah satu lembaga urusan wajib. Anggaran menjadi prioritas bagi setiap lembaga. Ridwan berharap, sebelum dinas yang lain, dinas dengan misi urusan wajib lah yang harus lebih dahulu diutamakan.

“Setelah prioritas, terus janji politik baru program-program lainnya. Karena namanya bencana tidak bisa diprediksi. Karena itulah, pemerintah pusat menjadikan Dinas Kebakaran menjadi urusan wajib. Bahkan tidak sedikit ada celotehan dari warga, bahwa Damkar itu kerjanya santai,” terangnya.

Padahal berdasarkan standar pelayanan minimal (SPM) Damkar jika dalam satu tahun terjadi 100 kasus kebakaran, yang ditangani oleh kita, maka membutuhkan respon time di bawah 15 menit. Artinya, sebelum api menyebar dan suhunya mencapai 400 hingga 800 derajat celsius, akan kita tangani.

Tapi kalau respon time di atas 15 menit, berarti capaian kinerjanya nol. Perangkat kerja daerah juga harus paham, jika pegawai Dinas Damkar itu bekerja non stop 24 jam. Setiap unit pos damkar itu minimal memiliki dua unit mobil taktis operasional. Per unit itu minimal terdiri dari enam orang petugas.

“Kalau dalam sehari semalam dibagi empat orang, berarti rata-rata, setiap orang bekerja enam jam. Kalau di Damkar itu ada ketentuan, baik PNS maupun Non PNS jangan keluar dari radius 100 meter. Karena bunyi sirine tanda bahaya tidak bisa terdengar di atas radius jarak tersebut. Berbeda dengan OPD lain, mereka bisa saja pergi ke pasar-pasar, mal atau swalayan atau tempat-tempat tujuan lainnya,” jelas Ridwan.

Dia sangat berharap dukungan sarana prasarana dan anggaran, harus dicukupi. Karena tidak tahu bencana itu kapan terjadi. Untuk memenuhi respon time, maka membutuhkan kendaraan bermotor untuk mengejar ketertinggalan waktu.

“Sekarang ada sembilan posko ditambah dua posko baru, Ciemas dan Kalapanunggal. Berarti yang belum memiliki kendaraan taktis operasional adalah pos Cikembar, Ciemas dan Kalapanunggal. Bicara usia kendaran rata-rata berumur antara 19 sampai 20 tahun,” ungkapnya.

Berat isi tanki adalah 5000 liter. Membawa beban seberat itu, dengan menggunakan mobil tua, pasti memiliki kendala dalam hal kecepatan. Kalau ada motor, satu membuka jalan dan satu lagi melokalisir tempat kejadian.

“Lembaga Damkar lahir jauh sebelum masa kemerdekaan yakni tahun 1716. Sedangkan Indonesia merdeka 76 tahun lalu. Tanggal 1 Maret, Damkar berusia 103 tahun. Semasa jaman kolonial dulu, pegawai yang paling diistimewakan oleh Belanda adalah Damkar,” tandasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Berita Terbaru