Pergerakan Tanah, Puluhan Pelajar SD 10 Cibadak Berhamburan

Jumat, 10 Januari 2020 - 21:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Empat ruang kelas SD 10 Cibadak, Kampung Permen RT. 01/05, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, rusak akibat pergerakan tanah yang terjadi sekira pukul pukul 10.00 WIB, Jumat (10/01/20).

Kendati tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, akan tetapi beberapa ruangan mengalami retak-retak dan membuat kaget sejumlah pelajar hingga berhamburan keluar kelas.

“Ada empat kelas termasuk ruang guru yang terdampak bencana pergerakan tanah. Yang paling parah, yaitu ruang kelas IIB, bagian dingding dan lantai retak,” ujar Maman Sulaeman, Guru Kelas IIB kepada media, Jumat (10/01/20).

Menurutnya, bencana pergerakan tanah ini baru terjadi saat ini. Beruntung, sebagian siswa ada yang sudah mulai istirahat dan ada yang masih beraktivitas belajar mengajar. Saat kejadian, para pelajar pun tiba-tiba berhamburan keluar ketakutan karena getaran tanah yang membuat lantai dan tembok kelas tiba-tiba retak.

“Meja naik keatas, kursi bergeser dan terdengar suara letukan dibawah keramak cukup kencang. Ya, ternyata ada pergerakan tanah sekisar 4 meter,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Khusyairin mengaku akan segera melakukan koordinasi bersama BPBD secepatnya. Termasuk, menunggu hasil keputusan setelah dilakukan pengecekan langsung ke sekolah tersebut.

“Besok, BPBD langsung ke lokasi. Jika memang dikategorikan parah dan mengancam, otomatis kita relokasi sementara, tunggu nanti ya,” singkatnya.

Reporter : Ivan
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru