Puluhan Rumah di Cicurug Disapu Angin Puting Beliung

Rabu, 11 Desember 2019 - 17:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dampak hujan di sertai ngin puting beliung mengakibatkan puluhan rumah di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi rusak. Kerusakan terjadi di Kampung Ciutara Desa Mekarsari dan Kampung Bojongpereng, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/12/19) siang.

Puluhan rumah terdampak, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat tertimpa pohon tumbang.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, Danik Saputra mengatakan, berdasarkan laporan sementara kerusakan terparah ada di Kampung Ciutara perbatasan Desa Mekarsari dan Desa Nyangkowek. Tercatat empat rumah rusak berat, 10 rusak sedang dan 10 rusak ringan.

“Informasi sementara, barusan dua rumah tertimpa pohon durian dan pohon kluwih. Rumah atas nama Sopian dan Iding. Yang lainnya atapnya pada bocor berterbangan. Kemudian satu lagi ruko milik Ismet,” kata Danik, Rabu sore.

Lanjut Danik, untuk kerusakan di Kampung Bojongpereng Desa Nyangkowek tercatat dua bangunan rusak berat. Satu gudang limbah di RT 03/03 atas nama Dadin, serta satu warung yang masih milik Dadin tertimpa pohon alpukat.

“Di Desa Nyangkowek juga ada Posyandu yang terdampak. Taksiran kerugian ratusan juta rupiah. Sampai saat ini masih kita coba lakukan pendataan lebih lanjut,” lanjut Danik.

Danik beserta Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Pemdes Mekarsari beserta sejumlah elemen lainnya masih melakukan assessment di lokasi. Baru terdata jumlah keruskan yakni Ciutara ada tujuh rumah, satu kondisi rusak berat dan enam kondisi rusak ringan dan di Asgora ada satu rumah
tambah Bojong Pereng dua rumah selanjutnya di Legos dua rumah
terakhir di Caringin tribun rusak.

“Pohon tumbang juga sedang dilakukan upaya evakuasi. Masyarakat sudah diimbau agar waspada. Laporan sementara tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini,” pungkasnya.

Reporter : Rawin Soedaryanto
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji
DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIB

DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji

Selasa, 29 September 2026 - 08:09 WIB

DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Berita Terbaru