Soal Wartawan Ngaku Diusir saat Rapat CPUGGP, Ini Tanggapan Panitia

Senin, 25 Januari 2021 - 18:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal adanya wartawan yang mengaku diusir oleh Panitia Persiapan Perencanaan Pembagunan Revalidasi Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) di Pendopo Sukabumi, Senin (18/01/21). Asda II Setda Kabupaten Sukabumi Akhmad Riyadi angkat bicara dan memberikan tanggapan.

“Sebelumnya kami minta maaf, yang harus difahami kami bukan mengusir, tapi meminta untuk berpindah ruangan ke sebelah menunggu rapat selesai, karena kegiatan ini internal,” ungkap Akhmad Riyadi, kepada jurnalsukabumi.com Senin (21/01/21).

Menurut Akhmad Riyadi, dalam kegiatan tersebut hanya yang mendapatkan undangan saja, dan meminta kepada wartawan tersebut boleh wawancara setelah kegiatan usai.

“Setelah acara selesai, jika ingin wawancara kami siap dalam rangka mempersiapkan CPUGGp nanti,” jelasnya.

Dalam undangan tersebut ada 26 peserta undangan, didalam tersebut pihaknya tidak mengundang PWI, karena pembahasan lebih kepada internal dulu dalam kesiapannya.

“Sudah saatnya, kami pasti mengundang dan melibatkan para wartawan dan jurnalis, karena sangat dibutuhkan untuk mempublikasikan CPUGGp itu sendiri,” pungkasnya.

Reporter: CR3 II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru