Predator “Bang Jay” Kalapanunggal Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Senin, 6 Juli 2020 - 11:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus pencabulan sodomi yang dilakukan FCR (23) alias “Bang Jay” warga Cibojong RT 025/008, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, terancam hukuman 20 tahun kurungan penjara sesuai Pasal 28 Ayat 1 dan 4 UU Perlindungan Anak No 17 Tahun 2016.

“Pelaku terancam 20 tahun penjara, karena korban lebih dari satu orang sehingga ditambah 1/3 hukuman,” ungkap Kapolres Sukabumi AKBP Mokhamad Lukman Syarif.

Adapun jumlah korban sat ini sebanyak 30 orang dengan keseluruhan berjenis kelamin laki-laki dibawah umur.

“Korban antara usia 14, 15 dan 16 tahun, semuanya berjenis kelamin laki-laki,” katanya.

Menurut Lukman, berdasarkan keterangan pelaku, pebuatan bejat yang dilakukan FCR sejak Tahun 2018 sampai 2020, seluruh korban aksinya dilakukan di rumah korban dengan iming-iming latihan musik dan belajar ilmu hitam.

“Pelaku mencari mangsa dengan cara menggunakan media sosial, dan rata-rata korban merupakan warga sekitar,” jelasnya.

Saat korban berada di rumah pelaku, korban ditawari dengan ritual ilmu untuk jagoan dan disayangi, hingga korban bersedia dan menginap di atas kasur pelaku. Pelaku yang sempat mencium bibir korban saat tidur, korban menolaknya. Namun pelaku meyakinkan dengan menakuti perkataan untuk puasa dan berciuman sembari mengucapkan bahasa arab.

“Pelaku pun memberikan syarat lainnya yakni untuk menurunkan celananya, pelaku meminta korban untuk mengulum penis pelaku dan menggesek-geseknya, hingga keluar sperma korban,” katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, kasur, seprai kasur dan handphone, hingga saat ini korban kemungkinan bertambah.

“Kami terus melakukan penyidikan, karena kemungkinan korban bisa bertambah,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan

Berita Terbaru