Dua Longsor dalam Sehari di Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat Diterjang Material Tanah

Sabtu, 22 November 2025 - 19:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabupaten Sukabumi dilanda dua kejadian tanah longsor serius dalam waktu berdekatan pada hari Sabtu, 22 November 2025, dipicu oleh hujan deras intensitas tinggi. Dampak paling signifikan adalah kerusakan parah pada satu rumah warga.

​Menurut Laporan Harian Pusat Pengendalian Operasi – Penanggulangan Bencana (Pusdalops – PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa longsor pertama terjadi pukul 16:00 WIB di Kampung Lembah Duhur RT. 06/01, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu.

​Di lokasi ini, hujan deras menyebabkan tanah longsor menerobos masuk dan mengakibatkan kerusakan berat pada rumah milik Ujang.

​Satu jam kemudian, sekitar pukul 17:00 WIB, longsor kedua terjadi di Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal. Longsoran ini melibatkan tebing tinggi dengan dimensi panjang 15 meter dan ketinggian 10 meter.

​Daeng Sutisna, Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, mengonfirmasi kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa, meski ada kerusakan properti.

​“Kami bersyukur dalam kedua peristiwa longsor di hari Sabtu ini tidak ada korban luka maupun jiwa yang dilaporkan,” jelas Daeng.

​BPBD Kabupaten Sukabumi kini dalam status siaga mengingat prakiraan cuaca buruk masih berlanjut.

​“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi, sesuai peringatan dini dari BMKG,” tutup Daeng Sutisna.

Laporan: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Berita Terbaru