Kuota Haji Menurun, PD IPHI Sukabumi Desak Revisi UU Haji 2025!

Minggu, 9 November 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peraturan baru mengenai tata kelola ibadah haji, yakni Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, mulai menimbulkan efek signifikan, terutama pada penentuan kuota jemaah haji di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat.

Menyikapi hal ini, Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Sukabumi, H. Ujang Hamdun atau yang akrab disapa Gus Uha, menyampaikan pandangan yang mendukung perbaikan, namun sekaligus kritis.

Gus Uha menyatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik terbitnya UU tersebut, dengan harapan penyelenggaraan haji ke depan dapat semakin meningkat kualitasnya.

“Tentu saja kami sangat menyambut baik dengan terbitnya UU tersebut. Harapannya, penyelenggaraan haji yang selama ini oleh Kementerian Agama dan sudah berjalan baik selama lebih dari 75 tahun, bisa menjadi lebih baik lagi di bawah Kementerian Haji dan Umrah,” kata Gus Uha dalam keterangannya, Minggu (09/11/2025).

Namun, di tengah semangat penyempurnaan, ia menyoroti keresahan yang muncul akibat adanya perubahan rumus penentuan kuota.

Jika sebelumnya kuota didasarkan pada jumlah penduduk muslim, kini ditetapkan berdasarkan jumlah pendaftar aktif.

Tujuannya adalah mencapai proporsionalitas dan keadilan, di mana pendaftar awal akan berangkat lebih dulu, dengan masa tunggu (waiting list) sekitar 26 tahun yang sama di tiap provinsi.

Di Jawa Barat, perubahan ini berdampak nyata, yaitu penurunan kuota dari sekitar 38 ribu menjadi hanya 29 ribu jemaah untuk tahun 2026.

Penurunan drastis yang mencapai 9.000 orang ini menimbulkan kecemasan jemaah karena khawatir jadwal keberangkatan mereka tertunda.

“Saya memahami keinginan Kementerian Haji dan Umrah untuk menyamakan masa tunggu haji di tiap provinsi menjadi sekitar 26 tahun. Namun kita juga berharap agar kebijakan ini dijalankan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Gus Uha mengungkapkan bahwa banyak calon jemaah haji di Sukabumi sudah melakukan persiapan matang, baik secara fisik, mental, maupun pelunasan biaya untuk keberangkatan tahun 2026.

Perubahan kuota dan urutan keberangkatan secara mendadak menyebabkan sebagian besar jemaah merasa cemas dan menghubunginya untuk meminta kejelasan.

“Banyak jemaah yang sudah datang atau menelepon saya, menyampaikan kekhawatiran mereka. Mereka sudah siap, bahkan sudah berlatih manasik dan melunasi ongkos haji. Jika tiba-tiba kuota berubah dan keberangkatan ditunda, tentu menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Untuk mencegah gejolak, PD IPHI Kabupaten Sukabumi mengusulkan agar pemerintah menunda penerapan penuh sistem baru tersebut hingga tahun 2027.

“Walaupun kebijakan ini akan diterapkan, sebaiknya diberlakukan tahun 2027 saja. Kementerian Haji dan Umrah perlu lebih peka terhadap kondisi di lapangan, karena perubahan mendadak akan berdampak pada psikologis calon jemaah,” tegasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sinergi Ulama dan Umara: Kejari Kabupaten Sukabumi Teguhkan Komitmen Bersama MUI
Milad Ponpes Assalam ke-43, Andreas Tegaskan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berkualitas ‎
Inovasi DKM Al-Muawanah Cimaja, Lumbung Beras Dhuafa Jadi Jembatan Kesejahteraan Warga
Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci
Dari Tahfiz hingga Sprint 100 Meter, 890 Santri Sukabumi Berebut Tiket Menuju PORSADIN Jabar
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
11 Ribu Peserta Siap Ikuti Khatam Akbar, Pemkab Sukabumi Pastikan Seluruh Persiapan Tuntas
Lantunan Al-Qur’an dan Senyum Anak Yatim Warnai Santunan Muharam Warung Sedekah

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:02 WIB

Sinergi Ulama dan Umara: Kejari Kabupaten Sukabumi Teguhkan Komitmen Bersama MUI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Milad Ponpes Assalam ke-43, Andreas Tegaskan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berkualitas ‎

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:52 WIB

Inovasi DKM Al-Muawanah Cimaja, Lumbung Beras Dhuafa Jadi Jembatan Kesejahteraan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:16 WIB

Dari Tahfiz hingga Sprint 100 Meter, 890 Santri Sukabumi Berebut Tiket Menuju PORSADIN Jabar

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam