DKP Sukabumi Gelar Bimtek Pengolahan Makanan di P2WKSS Gunungguruh

Senin, 16 Juni 2025 - 18:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka mendukung suksesnya program lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi menggulirkan berbagai program inovatif di Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, yang menjadi lokus kegiatan tersebut.

Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, Hari Riyadi mengatakan, bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan benih sayuran kepada masyarakat setempat guna mendorong peningkatan produksi pangan lokal.

“Bantuan ini mencakup berbagai jenis benih sayuran seperti sawi pakcoy dan sebagainya. Meski jumlah dan jenisnya belum selengkap yang disediakan oleh Dinas Pertanian, program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan, khususnya melalui pemanfaatan lahan pekarangan warga,” ujarnya, Senin (16/06/2025).

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa program ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan ekonomi keluarga. Salah satunya melalui bimbingan teknis (bimtek) pengolahan makanan, yang akan dilaksanakan melalui Bidang Diversifikasi Konsumsi Pangan.

“Kami juga akan melakukan sosialisasi terkait Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha pangan akan kami dorong untuk memiliki izin dan sertifikasi PSAT, yang diberikan secara gratis,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan masyarakat, terutama dalam menurunkan angka stunting, Dinas Ketahanan Pangan juga merencanakan pemberian bantuan beras nutrizing secara simbolis kepada anak-anak stunting dan keluarga berisiko stunting (KRS) di wilayah tersebut.

Insya Allah ke depan akan ada kegiatan simbolis untuk penyaluran bantuan ini sebagai bagian dari intervensi gizi,” timpalnya.

“Program P2WKSS ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan peran serta perempuan dalam pembangunan keluarga sehat dan sejahtera, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi di tingkat desa,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru