Dispar Gandeng Figur Publik untuk Gaungkan Konservasi Penyu di Pangumbahan

Kamis, 15 Mei 2025 - 04:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Artis senior Tanah Air, Umar Lubis, melakukan kunjungan inspiratif ke Penangkaran Penyu Pangumbahan, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Kunjungan ini bukan hanya menjadi pengalaman pertama bagi Umar, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mengangkat citra wisata edukatif Sukabumi yang dikelola dengan sentuhan konservasi.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi (Dispar) menyambut baik kehadiran publik figur seperti Umar Lubis yang secara langsung menyaksikan dan terlibat dalam kegiatan konservasi penyu, termasuk pelepasan tukik (anak penyu) ke laut lepas.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa kunjungan tokoh publik seperti Umar Lubis menjadi bagian penting dalam strategi promosi pariwisata berwawasan lingkungan.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa konservasi bisa dikemas sebagai bagian dari atraksi wisata edukatif. Kami di Dispar percaya bahwa pelestarian alam adalah daya tarik unggulan yang mampu membedakan Sukabumi dari destinasi lainnya,” jelas Sendi, belum lama ini.

Penangkaran Penyu Pangumbahan merupakan salah satu destinasi prioritas dalam pengembangan wisata berbasis konservasi di Sukabumi. Dengan kehadiran Umar Lubis, pesan pelestarian lingkungan dapat tersampaikan lebih luas ke masyarakat.

Dalam kunjungannya, Umar mengungkapkan kekagumannya terhadap proses konservasi penyu, khususnya insting alami tukik yang baru berusia satu hari namun sudah mampu berenang ke laut lepas.

“Saya senang banget, ya. Ini pertama kali saya lihat langsung penangkaran penyu. Umur penyu tadi baru sehari tapi sudah bisa berenang ke laut. Luar biasa insting alaminya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim pengelola penangkaran dan mengajak masyarakat luas untuk turut mendukung pelestarian satwa laut yang kini semakin terancam.

“Ini benar-benar perlu disupport. Terima kasih buat semua yang sudah menjaga kelestarian alam semesta,” tambah Umar.

Dispar Kabupaten Sukabumi terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjadikan pariwisata sebagai kekuatan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.

Melalui kunjungan dan keterlibatan tokoh publik, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berwisata secara bertanggung jawab dan turut serta menjaga kekayaan alam Indonesia.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru