Jenazah Janda Muda yang Tewas Diduga Korban Kekerasan Anak Anggota DPR RI Dimakamkan Dekat Rumahnya di Sukabumi

Jumat, 6 Oktober 2023 - 16:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jenazah Dini Sera Afrianti alias Andini (27) yang diduga tewas dianiaya oleh anak anggota DPR RI, inisial R di salah satu tempat hiburan malam di Surabaya, Rabu (4/10/2023) dini hari dipulangkan dan makamkan di kampung halamannya.

Jasad janda muda itu dimakamkan tidak jauh dari rumahnya di Kampung Gunungguruh Girang, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Ketua RT 12 Kampung Gunungguruh Girang A. Saepudin mengatakan, ambulans tiba di rumah duka pada Jumat (06/10/2023) sekitar pukul 04:00 WIB.

Setelah disemayamkan, jasad wanita cantik ini kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Babakan atau sekitar 300 meter dari rumahnya sekitar pukul 08.15 WIB.

“Dini sudah lama merantau atau sekitar 12 tahun lalu. Terakhir saya bertemu korban saat  masih duduk di bangku sekolah,” katanya.

Ia menambahkan almarhumah sudah lama tidak pulang ke kampung halamannya. Namun saat pulang sudah menjadi jenazah.

Bahkan saat merantau orang tua korban tidak tahu menahu kondisi Dini di perantauan, tapi baru mengetahui kabar terakhir setelah dini meninggal dunia yang informasinya dianiaya.

Dia mengaku tak tahu pasti soal kasus yang menimpa Dini. Dia baru tahu setelah mendatangi rumah duka pada Kamis (05/10/2023) malam.

Di mana pihak keluarga menceritakan bahwa kematian Dini akibat dianiaya oleh pacarnya di klub malam di Surabaya. Tapi yang membuat dirinya terkejut, korban dianiaya hingga tewas oleh pacarnya yang merupakan anak dari anggota DPR RI.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan

Berita Terbaru