Kerusuhan Pertandingan Sepak Bola Tarkam, Ini Kata Kapolsek Nagrak

Kamis, 28 September 2023 - 12:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah video berdurasi 30 detik memperlihatkan para suporter bola baku hantam saat pertandingan antar kampung (tarkam) di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com melalui telepon seluler mengungkapkan pihaknya akan memanggil panitia penyelenggara dan kepala desa untuk dimintai keterangannya terkait keributan saat turnamen sepak bola di lapang Cisarua Nagrak.

“Saya sudah perintahkan anggota untuk segera memanggil panitia penyelenggara dan kepala Desa, untuk dimintai keterangan terkait adanya keributan antar suporter sepak bola yang terjadi pada, Rabu (27/09) sore,” kata Teguh Kamis (28/09/2023).

Teguh menjelaskan bahwa kegiatan turnamen sepak bola tarkam tersebut tidak ada izin dari pihak kepolisian, untuk selanjutnya pertandingan dihentikan.

Unit Reskrim Polsek Nagrak melakukan pemeriksaan kepada beberapa Saksi dan pihak panitia sepak bola antar RW se-Desa Cisarua terkait adanya kericuhan saat pertandingan sepakbola di Lapang Bola Cibodas  yang terjadi pada hari Rabu 27 September 2023 kurang lebih pukul 16.20 WIB.

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna di mintai keterangan dikarenakan tanpa ada izin maupun surat tembusan pemberitahuan kepada pihak TNI POLRI.

Kericuhan yang terjadi dapat merugikan semua pihak. Informasi yang didapat ternyata pertandingan turnamen sepak bola ini sudah berjalan beberapa minggu,

Reporter: Ifan| Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru