Rumah Warga di Palabuhanratu Dua Kali Ambruk Akibat Longsor

Jumat, 24 Desember 2021 - 20:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah rumah di Kampung Kutamekar, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, ambruk akibat derasnya air hujan, Jumat (24/12/2021).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, pada saat wilayah tersebut diterpa hujan disertai angin kencang terus menerus selama beberapa jam.

“Iya rumah orangtua saya ambruk pada bagian dapur, sebagian tanahnya tergerus air sehingga longsor,” kata Supriadi (36) anak pemilik rumah kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (24/12/2021).

Rumah milik Sumiati itu, lanjut Supriadi, dihuni empat Kepala Keluarga (KK) dengan berisikan sepuluh jiwa. Dari kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, peralatan rumah tangga tertimpa reruntuhan bangunan.

“Kondisi kita semua selamat. Hanya saja perabotan dapur hancur tertimpa puing-puing bangunan,” jelasnya.

Sebelumnya, kata dia, dua hari ini bangunan tersebut sempat terkikis derasnya aliran sungai Cibelang yang tepat berada di samping rumah tersebut.

“Kemarin hujan deras, debit air sungai meningkat mengikis bagian pondasi bangunan, akibatnya tanah tidak kuat dan longsor menggerus bangunan dapur,” tuturnya.

Kejadian tersebut menurut dia, terjadi dua kali runtuhan, sebelumnya terjadi pada pukul 18.30 WIB, kemudian pukul 19.30 WIB sehingga sebagian dapur tergerus aliran sungai.

“Eh tiba tiba ambruk semua bagian dapurnya, tapi mudah mudahan segera ada penanganan dari pemerintah setempat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Berita Terbaru