KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akses utama penghubung Sukabumi menuju Jakarta melalui Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) lumpuh total setelah terjadi longsor di KM 72 Jalur B, Rabu (6/5/2026). Titik tersebut berada pada jalur arah Jakarta yang langsung terdampak material tanah dari tebing sekitar ruas tol.

Longsor menyebabkan badan jalan tertutup dan membuat seluruh arus kendaraan dari Sukabumi menuju ibu kota tidak dapat melintas. Kondisi ini memaksa penutupan jalur secara penuh untuk mencegah risiko lanjutan bagi pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, Abdurrohman Hidayat, menyampaikan bahwa langkah penanganan darurat langsung dilakukan bersama pengelola jalan tol. Fokus utama saat ini adalah pengamanan lokasi serta menunggu alat berat untuk proses pembersihan material longsor.

“Telah terjadi longsor di KM 72 Jalur B arah Jakarta. Saat ini penanganan sedang dilakukan dan alat berat masih dalam proses menuju lokasi,” ujarnya.

Untuk mengurai potensi kemacetan dan mencegah penumpukan kendaraan di titik terdampak, rekayasa lalu lintas diterapkan secara ketat. Exit Tol Parungkuda ditutup sementara bagi kendaraan yang akan masuk ke arah Jakarta. Sementara kendaraan yang sudah berada di dalam tol diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Cigombong.

Kondisi ini berdampak langsung pada arus mobilitas dari Sukabumi menuju Jabodetabek. Sejumlah pengendara terpaksa beralih ke jalur arteri yang kini mulai mengalami peningkatan volume kendaraan.

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun area longsor masih dalam status rawan sehingga pengamanan diperketat untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan tanah susulan.

Pihak berwenang mengimbau pengguna jalan untuk menunda perjalanan melalui jalur Bocimi atau memilih rute alternatif sampai proses penanganan dinyatakan selesai. Situasi diperkirakan masih dinamis hingga pembersihan material dan normalisasi jalur rampung dilakukan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB