Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dalam penanganan bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bantargadung. Bahkan, telah disiapkan perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang.

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mendorong sejumlah perangkat daerah terkait untuk menangani bencana tersebut. Terutama dalam hal penanganan para korban bencana.

“Penanganan jangka pendek telah kita lakukan. Termasuk menggerakkan semua pihak untuk menyediakan dapur, obat-obatan,hingga keperluan cuci dan mandi,” ujarnya dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Kecamatan Bantargadung yang dilaksanakan di Sukabumi, Kamis, 5 Maret 2026.

Tak sekadar itu saja, Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun menyiapkan anggaran untuk sewa rumah bagi para korban bencana. Bantuan tersebut direncanakan berlangsung selama enam bulan ke depan.

“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah untuk para korban bencana. Silahkan camat untuk sosialisasikan agar masyarakat terdampak bencana bisa mencari kontrakan,” ucapnya.

Sementara untuk jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah menyiapkan lahan untuk merelokasi rumah warga yang terdampak bencana. Penyiapan lahan tersebut memerlukan proses kajian terlebih dahulu.

“Kami akan berusaha menyediakan huntap (hunian tetap) atau hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ungkapnya.

Namun yang tak kalah penting, Sekda menekankan kolaborasi yang apik antara semua perangkat daerah. Sehingga penanganan bencana ini bisa cepat tertangani dan masyarakat bisa merasa tenang.

“Mari kita bergerak semua. Tanpa kolaborasi, kita akan kerepotan,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB