Hujan Deras, Jembatan Penghubung Antar Kampung di Parakansalak Ambruk

Kamis, 17 Februari 2022 - 11:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jembatan penguhubung Kampung Cijoglo dan Kampung Cimundu, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, ambruk saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Rabu (16/2/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, jembatan tersebut untuk sementara tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Camat Parakansalak, H. Royani saat dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan jika sebuah jembatan di Desa Sukatani ambruk akibat hujan deras.

“Ya benar saya tadi dapat laporan dari P2BK Parakansalak. Saat ini warga sekitar sedang kerja bakti memperbaiki jembatan tersebut untuk setidaknya bisa dilalui oleh pejalan kaki,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Dirinya menambahkan, warga berinisiatif membangun jembatan sementara dengan menggunakan bambu. Dan sudah dilaporkan ke pihak terkait.

“Jembatan itu statusnya milik desa, nanti akan kita tangani lebih lanjut dengan pihak Desa Sukatani,” tandasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat setempat, H. Ahmad berharap segera ada perbaikan cepat. Pasalnya, jembatan ini merupakan akses yang biasa digunakan warga.

“Kemarin kejadianya saat hujan deras. Ya, mudah-mudahan ada penanganan segera,” kata Pimpinan Ponpes Al-Ikhlas ini.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru