MUI Parakansalak, Mengecam Keras Pinjaman ‘Bank Emok’

Kamis, 9 Januari 2020 - 13:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI – Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi mengecam keras peredaran ketergantungan masyarakat terhadap ‘Bank Emok’ di wilayahnya.

Pasalnya, pinjaman mikro yang digunakan sebagai kedok untuk praktik rentenir itu sangat berdampak negatif. Bahkan, pinjaman yang membidik kaum ibu-ibu rumah tangga pada umumnya itu juga digulirkan dengan bunga yang mencekik.

“Kami lembaga keagamaan khusunya MUI dan Ormas Islam mengecam keras masuknya kembali Bank Emok di Parakansalak. Karena, tidak sedikit membuat masyarakat resah bahkan hingga terjadi penceraian keluarga akibat tidak ada kesepakatan pinjaman antara suami dan istri, ” ujar Ketua MUI Parakansalak, KH Endang Abdul Karim selepas Kegiatan Pengukuhan MUI Desa se Kecamatan Parakansalak, Kamis (9/1/20).

Pada dasarnya, sebagai antisipasi maraknya perguliran pinjaman Bank Emok kembali terjadi di Parakansalak ini, MUI menyodorkan berikut solusinya. Diantaranya, akan menggandeng pihak ketiga dengan menggulirkan program kemitraan bersama Bank BCB Mesra. Teknisnya, dengan menggaet Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan diakomodir para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di masing-masing wilayah.

“Win-win solusi dalam mencekal praktik Bank Emok ini yaitu dengan menggulirkan program kemitraan bersama pihak Bank BCB. Masyarakat masih bisa meminjam dengan tidak beresiko tinggi,” jelas KH Endang.

Sementara itu, Ia pun menghimbau kepada para pengurus MUI Desa yang telah dikukuhkan ini agar ikut serta mengantisipasi peredaran Bank Emok yang terjadi. Termasuk, segera menyusun program kerja di masing-masing wilayah kedesaan.

“Oh ia, tadi ada 60 anggota MUI desa se Kecamatan Parakansalak yang sudah dilantik. Masing-masing desa ini ada 10 orang kepengurusan,” pungkasnya.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna Parakansalak itu juga sekaligus dilangsungkan dengan kegiatan Pisah Sambut Pejabat Struktural kecamatan yang dihadiri langsung, Camat Parakansalak H Royani, Kapolsek Parakanslak, AKP S Irianto, Perwakilan Koramil, dan jajaran kepengurusan MUI serta Organisasi lainnya.

REDAKTUR : Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB