Puting Beliung Melanda Kota Sukabumi, 60 Rumah dan Belasan Pohon Besar Tumbang

Kamis, 24 September 2020 - 06:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya, 60 rumah dan dua masjid di Kota Sukabumi, dikabarkan rusak akibat diterpa bencana angin puting beliung, sekira pukul 17.00 WIB, Rabu (23/09/20).

Berdasarakan data Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kota Sukabumi, kerusakan rumah hingga tempat peribadatan tersebut diakibatkan tertimpan pohon tumbang berdiameter cukup besar.

“Musibah ini terjadi di Kecamatan Cikole, Cibereum, Gunungpuyuh, dan Warudoyong. Untuk lokasi terparah yaitu di Cikole,” kata Kepala Pelaksaa BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani kepada Jurnalsukabumi.com.

Lanjut dia, peristiwa ini lebih tepatnya di Jalan Cibeureum hilir, Lingkungan kantor BPKD Kota Sukabumi Jalan Cikole, Puri Cibeureum RT 04/09 kelurahan Babakan, Jalan R Syamsudin Cikole, Jalan Siliwangi, Kelurahan Benteng, Jalan Bhayangkara, Jalan Kenari, Jalan Pembangunan, dan terakhir di Kelurahan Subang Jaya Jalan RA Kosasih.

“Tercatat, ada 11 pohon tumbang. Dan tiga mobil dikabarkan rusak parah. Kejadiannya pun hampir di waktu yang bersamaan,” terangnya.

Masih kata dia, hingga saat ini petugas BPBD, TNI/Polri masih melakukan evakuasi pohon tumbang dan rumah warga yang terdampak.

“Beberapa pohon tumbang ada sebagian yang menutup badan jalan, serta menimpa kendaraan,” tutupnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Berita Terbaru