Papajar, Tradisi Warga Sambut Ramadan

Minggu, 11 April 2021 - 12:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Banyak cara dilakukan warga sebelum memasuki bulan penuh berkah, Ramadan. Di Sukabumi, umumnya warga menggelar makan bersama (botram atau ngaliweut) bareng sanak keluarga, teman dekat, maupun teman kerja. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah Papajar atau Cucurak. Lokasi untuk perayaan Papajar inipun terbilang khusus, ada yang menggelarnya di rumah, kebun, hingga di sejumlah objek wisata.

Bagi sebagian besar warga, tradisi tahunan ini cukup penting untuk mempererat tali silaturahim atau persaudaraan sebelum menunaikan ibadah puasa. Sebab, mereka beranggapan Papajar merupakan momen cukup penting, bisa makan beramai-ramai pada siang hari. Malah bagi sebagian warga lainnya, Papajar menjadi suatu keharusan dengan memilih tempat tertentu. Biasanya, Papajar mulai dilaksanakan beberapa hari sebelum puasa puasa.

Menu makanan yang disajikan pada tradisi ini tidaklah aneh dan mahal. Kebanyakan menu makanya merupakan santapan sehari-hari. Namun, kesan terpenting dalam tradisi yang belum diketahui awal mulanya ini yakni bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan menyukuri nikmat Allah SWT.

Ada juga warga yang sengaja ngaliweut (masak bersama, red) dalam menyajikan makanan. Ada juga masing-masing anggota keluarga membawa masing-masing berbagai menu makanannya untuk bisa dicicipi oleh anggota keluarga atau teman lainnya. Umumnya, dalam menunaikan Papajar, makan bersama secara ngampar; hanya beralaskan tikar.

“Beberapa hari sebelumnya, antara sesama keluarga sudah janjian menentukan waktu dan lokasi Papajar. Soalnya ada beberapa saudara rumahnya ada yang agak jauh juga. Nah, sebelum berangkat ke sini, kami kumpul dulu di rumah orangtua. Ngga terlalu banyak sih, hanya sekeluarga saja dengan membawa keluarganya masing-masing,” kata Permatasari (45), warga asal Desa Cikujang, Kecamatan  Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi yang memilih Papajar di Pantai Palabuhanratu.

Menurutnya, melaksanakan tradisi Papajar sudah menjadi agenda rutin keluarga tiap menyambut Ramadan. Dalam Papajar, kata Permata, intinya bisa berkumpul dan makan bersama sekeluarga.

“Menu makannya yang biasa saja malah sengaja tradisional. Terpenting bisa berkumpul dan saling bermaaf-maafan sebelum puasa. Papajar bagi keluarga kami sudah menjadi keharusan tiap tahun. Ya itung-tiung sekalian berlibur,” ungkapnya.

Lain halnya dengan Supriyadi, warga Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug. Keluarga Supriyadi cenderung memilih Papajar di rumah ketimbang di objek wisata. Terlebih di masa pagebluk virus corona saat ini. Bagi Supriyadi soal tempat tidak terlalu dipersoalkan, terpenting bisa berkumpul dengan keluarga.

“Kebetulan saudara-saudara sengaja datang ke rumah. Udah Alhamdulillah bisa kumpul dan Papajar bersama-sama. Saya sengaja ngaliweut bareng. Senang sekali bisa kumpul sebelum puasa. Nah, nanti pas Lebaran pasti kumpul juga. Kalau belum Papajar serasa kurang afdol,” tuturnya.

Redaktur: Sule

Berita Terkait

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB