Curhatan Pasutri di Cibadak Punya Buku Nikah Setelah 29 Tahun Bodong

Jumat, 19 Juni 2020 - 13:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wajah pasangan suami istri (pasutri), Deni Hamdani dengan Mulyati tampak sumringah karena resmi mendapatkan buku nikah. Kondisi serupa juga terpancar dari wajah puluhan pasutri lainnya yang mengikuti program isbat terpadu secara cuma-cuma Pengadilan Negeri Agama Kabupaten Sukabumi. 

Kebahagiaan pasutri Deni-Mulyati dan puluhan pasutri lainnya terpancar sejak keluar ruang aula Kantor Desa Sirnasari, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Setelah 29 tahun, Deni dan Mulyati sejak menikah pada 1991 lalu tidak memiliki buku nikah. 

“Alhamdulillah, akhirnya kami punya buku nikah. Jadi terdaftar di KUA dan diakui negara. 29 tahun kami bodong,” aku Deni yang tampak malu menyebutkan jumlah anak, buah cinta dengan istri tercintanya.

Hanya, Deni memaparkan program isbat nikah sangat mudah. Terlebih, tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. “Cuman bawa foto, foto kopi KTP dan KK, ikuti sidang. Selesai resmi punya buku nikah,” bebernya.

Untuk diketahui, Pengadilan Negeri Agama Kabupaten Sukabumi sebagai pelaksana kegiatan menggelar sidang isbat nukah terpadu. Kali ini, kegiatan diikuti 30 pasangan dengan membawa persyaratan yang sudah ditentukan.

“Melalui program Isbat Terpadu Pengadilan Agama Kabupaten Sukabumi, pelaksanaan ini gratis (tidak bayar), saat ini ada 30 pasangan yang masing-masih berasal dari daerah yang berada di Desa Sukasirna,” kata Arif Muksinin Ketua Pengadilan Cibadak Kabupaten Sukabumi di lokasi.

Sambung Arif, dari total penduduk yang Jabupaten Sukabumi, sekitar ada 80 persennya tidak memiliki surat nikah.

Reporter|Redaktur: Ifan|Jon Digos

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:35 WIB

SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Berita Terbaru